- menetapkan manajemen waktu
- mempersiapkan teknologi yang di butuhkan
- belajar dengan serius
- Jaga Komunikasi dengan Pengajar dan Rekan-rekan Kelas
Kamis, 16 Juli 2020
belajar di era New Normal
masa depan
Membangun impian dan cita cita menuju masa depan, di New Normal
Membangun impian dan cita cita menjadi orang sukses dalam dunia yang sedang berubah akibat pandemik Corona yang membuat kita mampunyai kebiasaan baru dalam hidup,, seperti mengikuti protokol dari pemerintah yang menyarankan untuk lebih jaga jarak, melakukan kegiatan apapun itu sebelumnya harus mencuci tangan terlebih dahulu, setiap keluar rumah harus memakai masker, dan jika mempunyai kegiatan di luar rumah yang tidak terlalu penting lebih baik di rumah saja.Walaupun di rumah saja bukan berarti kita malas - malasan, kita semua mempunya mimpi untuk menggapai cita cita. Impian yang besar akan menghasilkan tekad yang besar untuk mencapai impian itu. Beranilah bermimpi walaupun menurut kalian itu tidak akan mungkin terjadi.Jika ingin menjadi orang sukses harus punya semangat yang penuh untuk mengapai cita-cita tersebut, harus mempunyai keberanian. Sukses itu memang membutuhkan waktu, modal, dan langkah-langkah.Jika kita tidak memiliki keberanian dalam mencapai kesuksesan, kita pasti akan tersendat di tengah jalan karena kita tidak berani mengambil keputusan atau tindakan yang cukup ‘nekat’.mimiliki keinginan, karena Keinginan yang kuat akan membuat kita terus mencoba dan terus mencoba sampai sukses. Walaupun dalam perjalannya kita banyak menghadapi kesulitan dan tantangan. Seperti keadaan saat ini dalam menghadapi covid-19.Kita harus benar benar optimis dan selalu berdoa.Dalam setiap proses menuju sebuah kesuksesan ada hal yang paling penting yaitu Optimis dan Do'a.karena kita sebagai manusia beragama kita pasti yakin. Apa yg kita rencanakan pasti Tuhan yg menentukan (Man proposes, god disposes).
Karena *DO'A TANPA USAHA ITU SOMBONG, USAHA TANPA DO'A ITU BOHONG*.
Selasa, 14 Juli 2020
pandemic corona di indonsia
- perkembangan dan menghadapi wabah corona di indonesia
"Tetapi (wabah Covid-19) dianggap sebagai bencana seluruh Indonesia, harus dipersiapkan dengan baik, seperti saat menghadapi pandemi flu burung," jelas dia. Intinya, kata alumni Public Health Harvard University ini, untuk menghadapi pandemi virus corona yang sebabkan penyakit Covid-19 adalah dengan pendekatan kesehatan masyarakat terpusat. "Di antaranya dapat dilakukan yakni dengan prevent, detect and respond," sambung Nafsiah. Selain itu, Nafsiah juga mengatakan pentingnya peran pemerintah daerah untuk dapat mempersiapkan fasilitas-fasilitas kesehatan, seperti puskesmas untuk menghadapi potensi Covid-19 di daerahnya. "Kalau sudah pandemi, alat deteksi bisa diperluas sampai ke puskesmas, tenaga medis harus dilatih ulang, fasilitas, baik laboratorium maupun penanganan untuk pasien," papar Nafsiah.
- Zona-zona di Indonesia
Daftar 53 Zona Merah
Sumatra Utara
Kota Tebing Tinggi
Deli Serdang
Kota Medan
Kota Pematangsiantar
Sumatra Selatan
Banyuasin
Kota Palembang
Sulawesi Utara
Minahasa
Kota Manado
Sulawesi Selatan
Soppeng
Gowa
Kota Makassar
Kota Pare Pare
Papua
Jayapura
Nusa Tenggara Barat
Kota Mataram
Maluku Utara
Halmahera Utara
Kota Ternate
Kota Tidore Kepulauan
Maluku
Kota Ambon
Kalimantan Timur
Kota Balikpapan
Kalimantan Tengah
Gunung Mas
Kota Palangkaraya
Kapuas
Kalimantan Selatan
Kota Banjarbaru
Tapin
Banjar
Balangan
Barito Kuala
Hulu Sungai Utara
Tabalong
Kota Banjarmasin
Kotabaru
Jawa Timur
Jombang
Kota Mojokerto
Mojokerto
Gresik
Kota Malang
Pasuruan
Kota Surabaya
Nganjuk
Bojonegoro
Malang
Sidoarjo
Jawa Tengah
Kota Semarang
Demak
DKI Jakarta
Jakarta Selatan
Jakarta Pusat
Jakarta Barat
Jakarta Timur
Jakarta Utara
Banten
Kota Tangerang Selatan
Bali
Karangasem
Bangli
Kota Denpasar
Daftar 99 Zona Hijau
Aceh
Aceh Barat Daya
Pidie Jaya
Nagan Raya
Kota Subulussalam
Pidie
Aceh Singkil
Bireueun
Aceh Jaya
Aceh Tenggara
Aceh Tengah
Simeulue
Aceh Timur
Gayo Lues
Bener Meriah
Sumatra Utara
Nias Barat
Pakpak Bharat
Labuhan Batu
Mandailing Natal
Padang Lawas
Nias
Toba Samosir
Nias Utara
Tapanuli Selatan
Humbang Hasundutan
Nias Selatan
Jambi
Kerinci
Bungo
Tebo
Bengkulu
Mukomuko
Bengkulu Selatan
Kaur
Lebong
Seluma
Sumatra Barat
Kota Sawahlunto
Kota Solok
Kota Pariaman
Lampung
Tulang Bawang
Tulang Bawang Barat
Kota Metro
Mesuji
Lampung Timur
Way Kanan
Kepulauan Riau
Natuna
Lingga
Kepulauan Anambas
Riau
Kep. Meranti
Rokan Hilir
Siak
Kalimantan Timur
Mahakam Ulu
Kalimantan Tengah
Sukamara
Sulawesi Utara
Bolaang Mongondow Timur
Kep. Siau Tagulandang Biaro
Sulawesi Tenggara
Muna Barat
Konawe Kepulauan
Sulawesi Tengah
Tojo Una-una
Banggai Kepulauan
Sulawesi Barat
Mamuju Utara
Majene
Nusa Tenggara Timur
Ngada
Sumba Tengah
Sabu Raijua
Malaka
Alor
Sumba Barat
Lembata
Rote Ndao
Manggarai Timur
Timor Tengah Utara
Kupang
Timor Tengah Selatan
Belu
Nusa Tenggara Barat
Kota Bima
Maluku Utara
Kepuluan Taliabu
Maluku
Maluku Tenggara Barat
Buru Selatan
Maluku Tenggara
Kepulauan Aru
Papua Barat
Maybrat
Pegunungan Arfak
Tambrauw
Sorong Selatan
Teluk Wondama
Manokwari Selatan
Papua
Yahukimo
Mappi
Mamberamo Tengah
Dogiyai
Paniai
Tolikara
Yalimo
Deiyai
Mamberamo Raya
Nduga
Pegunungan Bintang
Asmat
Supiori
Lanny Jaya
Puncak
Intan Jaya
Daftar zona kuning
Provinsi Aceh
-Kabupaten Aceh Barat Daya
-Kabupaten Aceh Tamiang
-Kabupaten Aceh Utara
-Kabupaten Pidie
-Kabupaten Simeulue
-Kabupaten Gayo Lues
-Kabupaten Bener Meriah
-Kota Lhokseumawe
-Kota Banda Aceh
Provinsi Sumatera Utara
-Kota Padang Sidempuan
-Kabupaten Tapanuli Utara
Provinsi Sumatera Selatan
-Kabupaten Lahat
-Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
-Kabupaten Ogan Komering Ilir
Provinsi Sumatera Barat
-Kota Pariaman
-Kota Solok
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
-Kabupaten Belitung
-Kabupaten Bangka Tengah
-Kabupaten Bangka Barat
Provinsi Kepulauan Riau
-Kabupaten Karimun
-Kabupaten Bintan
-Kota Tanjung Pinang
Provinsi Jambi
-Kabupaten Tanjung Jabung Barat
-Kabupaten Sarolangun
-Kabupaten Batang Hari
-Kabupaten Bungo
-Kabupaten Tanjung Jabung Timur
-Kabupaten Tebo
-Kota Jambi
Provinsi Lampung
-Kabupaten Lampung Tengah
-Kabupaten Lampung Barat
-Kabupaten Lampung Utara
-Kabupaten Lampung Selatan
-Kabupaten Tulang Bawang
-Kabupaten Tulang Bawang Barat
-Kabupaten Tanggamus
-Kabupaten Pringsewu
-Kabupaten Pesawaran
-Kota Metro
Provinsi Bengkulu
-Kabupaten Bengkulu Selatan
-Kabupaten Bengkulu Tengah
-Kabupaten Kaur
-Kabupaten Mukomuko
-Kabupaten Rejang Lebong
-Kabupaten Kepahiang,
Provinsi Riau
-Kabupaten Indragiri Hulu
-Kabupaten Indragiri Hilir Kepulauan Meranti
-Kabupaten Pelalawan
-Kabupaten Rokan Hulu
-Kabupaten Siak
-Kabupaten Kampar
-Kabupaten Bengkalis
-Kota Pekanbaru
-Kota Dumai
Provinsi Kalimantan Barat
-Kabupaten Sanggau
-Kabupaten Ketapang
-Kabupaten Sekadau
-Kabupaten Landak
-Kabupaten Kayong Utara
-Kabupaten Sambas
-Kabupaten Mempawah
-Kabupaten Sintang
-Kota Singkawang
Provinsi Kalimantan Timur
-Kabupaten Paser
-Kabupaten Berau
-Kabupaten Kutai Kartanegara
-Kabupaten Penajam Paser Utara
-Kabupaten Kutai Timur
-Kota Bontang
Provinsi Kalimantan Selatan
-Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
-Kabupaten Barito Utara
Provinsi Jawa Timur
-Kabupaten Ponorogo
-Kabupaten Trenggalek
-Kota Blitar
-Kota Pasuruan
Provinsi Jawa Barat
-Kabupaten Cianjur
-Kabupaten Ciamis
-Kabupaten Sukabumi
-Kabupaten Sumedang
-Kabupaten Tasikmalaya
-Kabupaten Cirebon Majalengka
-Kabupaten Kuningan
-Kabupaten Pangandaran
-Kabupaten Indramayu
-Kota Banjar
Provinsi Jawa Tengah
-Kota Pekalongan
-Kabupaten Wonogiri
-Kabupaten Karanganyar
-Kabupaten Grobogan
-Kabupaten Kendal
-Kabupaten Pekalongan
-Kabupaten Boyolali
-Kabupaten Blora
-Kabupaten Sragen
-Kabupaten Lembang
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
-Kabupaten Sleman
Provinsi Nusa Tenggara Timur
-Kabupaten Flores Timur
-Kabupaten Sumba Timur
-Kabupaten Manggarai
-Kabupaten Manggarai Barat
-Kabupaten Ende
-Kabupaten Nagekeo
Provinsi Sulawesi Utara
-Kabupaten Minahasa Tenggara
-Kabupaten Kepulauan Sangihe
-Kabupaten Kepulauan Talaud
-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Provinsi Sulawesi Barat
-Kabupaten Mamuju
Provinsi Sulawesi Tenggara
-Kabupaten Konawe Selatan
-Kabupaten Konawe
-Kabupaten Kolaka
Provinsi Sulawesi Tengah
-Kabupaten Morowali
-Kabupaten Sigi
-Kabupaten Poso
-Kabupaten Tolitoli
-Kabupaten Banggai Kepulauan
-Kabupaten Banggai Laut
-Kota Palu
Provinsi Sulawesi Selatan
-Kabupaten Barru
-Kabupaten Kepulauan Selayar
-Kabupaten Tana Toraja
-Kabupaten Bulukumba
-Kota Palopo
Provinsi Maluku Utara
-Kabupaten Halmahera Barat
-Kabupaten Halmahera Selatan
-Kabupaten Pulau Taliabu
-Kabupaten Halmahera Utara
Provinsi Maluku
-Kabupaten Seram Bagian Barat
-Kabupaten Maluku Tengah
-Kabupaten Maluku Tenggara
-Kabupaten Maluku Barat Daya
-Kabupaten Buru Selatan
Provinsi Papua Barat
-Kabupaten Kaimana
-Kabupaten Fakfak
Provinsi Papua
-Kabupaten Nabire
- Dampak
Pandemi virus corona di seluruh dunia menghajar berbagai sektor dengan keras dan gegas. Hingga pekan pertama April 2020, lebih dari 96.000 orang tewas akibat virus ini. Beberapa negara memutuskan untuk mengunci total negara mereka dan mengakibatkan kegiatan perekonomian berhenti.Bagi kaum miskin, pandemi virus corona ini seperti dua mata pisau, tidak bekerja akan membuat mereka kelaparan, sedangkan pergi bekerja akan menyebabkan mereka tertular.Selain itu, risiko kematian bagi beberapa kelompok orang terbilang lebih tinggi dari kelompok lain, misalnya orang lanjut usia, dan orang yang memiliki riwayat kesehatan serius seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, kolesterol dan lainnya. dampak global virus corona yaitu : Polusi Udara Meningkatkan Risiko Kematian Akibat Virus Corona , Pukulan Besar bagi Bisnis Pariwisata , Mendorong 580 juta orang dalam kemiskinan , Memaksa Kita Hidup Secara Online
- Solusi
Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sejatinya sudah sangat jelek sebelum terjadinya pandemi virus corona atau Covid-19. Namun, dia menilai pandemi tersebut berkontribusi memperparah krisis ekonomi yang terjadi.
"Ibarat orang yang sudah jalan sempoyongan kemudian ditinju. Pukulan berat ini membuat bangsa ini menjadi semakin sulit untuk menuju kemandirian ekonomi," kata Dahlan, dalam diskusi online yang digelar Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PP KB PII), baru-baru ini.
Menurut Dahlan, di akhir-akhir Orde Baru, Indonesia sudah hampir menjadi negara industrialis yang mandiri dalam melakukan aktivitas produksi dalam negeri. Namun, setelah Orde Reformasi kondisinya berubah sehingga membuat kebanyakan pengusaha lebih suka hanya menjadi distributor produk-produk luar negeri terutama dari Tiongkok.
"Kemandirian ekonomi hanya dapat diperoleh jika kegiatan produksi dilakukan sendiri di dalam negeri dan tidak terlalu mengandalkan bahan baku dari luar negeri," ujarnya.
Dahlan juga menambahkan bahwa sebetulnya tidak menjadi masalah jika Indonesia menjadi market produk-produk luar negeri, selama Indonesia juga memiliki produk-produk unggulan yang kompetitif untuk dipasarkan ke luar negeri. Ia mencontohkan dalam hal perdagangan dengan Tiongkok, Indonesia sebaiknya lebih fokus bermain di produk-produk perkebunan terutama buah-buahan tropis seperti durian, manggis, rambutan, pisang dan alpukat.
"Indonesia boleh saja dibanjiri oleh barang-barang Tiongkok namun Indonesia juga harus membanjiri Tiongkok dengan produk-produk perkebunan tersebut," katanya.
Ia menyarankan agar selama dan pasca pandemi Covid-19, Indonesia lebih memfokuskan diri membangun kemandirian ekonomi di sektor pertanian dan perkebunan.
Sementara itu, Sosiolog Najib Azca menilai masalah di bidang kesehatan sekarang ini telah berdampak terhadap krisis ekonomi. Kemudian krisis ekonomi tersebut mengakibatkan keresahan sosial dan potensi kerawanan sosial.
"Bahkan, masalah sosial ini bisa berujung pada kemungkinan terjadi krisis di bidang politik," katanya.
Dia mengingatkan akan potensi-potensi dampak ikutan lain yang harus diantisipasi dan dipersiapkan jika pandemi ini berlangsung dalam durasi yang panjang.
Meskipun demikian, Najib mengatakan bahwa Indonesia diuntungkan dengan adanya kekuatan modal sosial dan solidaritas sosial yang kuat. Dalam hal ini, Indonesia menduduki peringkat kelima dunia dari sisi kekuatan modal sosialnya, dan rangking paling atas dalam hal indeks memberi (world giving index).
"Secara tidak langsung, modal sosial ini sangat membantu kerja pemerintah dalam menanggulangi pandemi," katanya.
Namun, ia juga memprediksi apabila pandemi ini berlarut-larut hingga berganti tahun, kekuatan modal sosial Indonesia dalam menopang bantuan sosial terhadap masyarakat miskin dimungkinkan hanya dapat bertahan maksimal hingga akhir tahun 2020.
Sebagai alternatif solusi untuk menghadapi normalitas baru (the new normal), ia menyarankan untuk mengembangkan sociopreneur di kalangan masyarakat, yakni program-program sosial yang dirangkai dengan jiwa entrepreneurship agar program sosial tersebut dapat sustainable.
Selasa, 07 April 2020
Artikel covid19
Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Hal ini membuat beberapa negara di luar negeri menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona.Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Gejala Virus Corona
- Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
- Batuk
- Sesak napas
Penyebab Virus Corona
- Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
- Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
- Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
Pencegahan Virus Corona
- Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
- Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
- Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
- Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
- Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
- Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
- Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
- Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
- Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
- Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
- Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
- Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).
- Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
- Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
- Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
- Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
- Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
- Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.
Diagnosis Virus Corona
- Uji sampel darah
- Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak (tes PCR)
- Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru
Komplikasi Virus Corona
- Pneumonia
- Infeksi sekunder pada organ lain
- Gagal ginjal
- Acute cardiac injury
- Acute respiratory distress syndrome
- Kematian
- Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk
- Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
- Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
- Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh
Hasil web
Virus Corona - Gejala, penyebab dan mengobati - Alodokter
